Mengatasi Generasi Home Service

Mengapa seorang orangtua tidak mampu menjadikan anaknya mandiri seperti bapaknya atau kedua orangtuanya ?

Sebab, mereka lahir karena pola asuh yang keliru oleh orangtuanya, setiap hari anak selalu di layani oleh orangtuanya.

Rata-rata anak yang bersekolah di sekolah-sekolah elit mereka adalah generasi home service. Jika di biarkan seperti itu daya saing negara ini akan rendah,  dan ini merupakan titik lemah bagi perkembangan bangsa untuk kedepan.

Generasi home service ini terjadi berawal dari rumah sendiri.  Ini harus kita sadari oleh para semua orang terutama orang tua, dan guru.

Mengenai tahapan-tahapannya sebagai berikut :

Tahap pertama ( usia -7 )

Sebagai orang tua, harus dapat memberikan contoh terhadap anak dan terlibat dalam pekerjaan-pekerjaan rumah,  seperti ; mencuci piring, menyapu,  masak,  dan lain-lain

Tahap kedua ( usia 7-14 tahun)

Orang tua sudah mulai menanamkan sikap kemandirian pada anak. Akan tetapi, sekarang banyak orang tua mengharuskan anak berfokus pada pendidikan akademik nya dan mengabaikan masalah-masalah keterampilan pada anak mengenai hal-hal yang du butuhkannya. dan itu adalah cara mendidik yang salah.

Tahap ketiga ( usia 14-21 tahun)

Pada usia ini anak harus tampil  menjadi pribadi yang dapat memecahkan masalah dengan sendirinya.  Dan pada masa ini pula merupakan masa yang berat bagi anak karena ia akan mempertimbangkan kehidupan selanjutnya. Seorang anak itu tidak boleh dipenuhi dengan akademik saja,  dia juga harus di latih tanggung jawabmya.

Dalam hal kehidupan beragama pada usia ini adalah usia sangat menentukan dan seorang anak pun harus di ajari skali prioritas mana kebutuhan yang penting dan mana kebutuhan yang tidak penting, jika seorang anak tidak di ajari skala prioritas oleh orang tua maka kelak anak akan terlena.


semoga bermanfaat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini